2009/04/09
hmm...dengan tidak semena-mena...
inginku coretkan sesuatu padanya..buat tatapanku dikala nanti..ada sesuatu yang menggerakkan aku mungkin. Tapi apa ya? Mungkinkah apa yang dinamakan?..ya semangat!!
semangat untuk menulis?...Hhhh...lama sungguh rasanya...tidak kurasakan kehadirannya...bagaikan berabad-abad...
Dulu impiku ingin membina, mendirikan sebuah mahligai kata...agar dapat kucurahkan bakti buat teman-teman, rakan-rakan, adik-adik, abang-abang, kakak-kakak,ibu-ibu,bapa-bapa di luar sana..yang membutuhkan sesuatu..mungkin saja kubinakan untuk mereka..jika tidak mahligai pun..teratak teduhpun kurasa memadai..buat menumpang rehat rasa dengan untaian kata..hidup biar berbakti getus hatiku.
Namun untuk itu kuperlukan rasa...yang kunamai semangat...tapi kata orang, semangat itu perlu dicari, perlu dibina...bukan ditunggu. Bagaikan berbeza sekali dengan realiti hidup ini. Terlalu susah bagiku untuk mencari semangat apalagi untuk membinanya...tapi kenapa ya?
Namun dalam hidupku semangat itu selalunya kutemukan tanpa disengaja...kengkadang disela angin,kengkadang dihujung kilau mentari, mungkin juga pada jernihnya langit, bahkan pada harumnya bau kuntuman bunga juga kutemuinya...aneh sungguh suatu bernama semangat ini...kengkadang dikala hembusan angin petang menerpa..kurasakan kehadiranya..lantas...bersambung..hehe..mungkin saja dikala kutemuinya kembali...
2009/03/19
Buat rakyat Malaysia yang Mulia
Kebohongan dan kesalahan pemimpin selalu disambut dengan lapang dada.
Hatimu bagai mentari,
betapapun langit makin mendung,
sinarnya tetap ingin menyentuh bumi.”
2009/03/04
2007/10/06
Pemergianmu Ramadhan.
Tertatih aku mengejar
Mengaisi sisa-sisa Ramadhan
jatuh tersungkur di keheningan
Ramadhanku akan berlalu
Hadirnya syawal…
Menggulung kemilau mubarak
Dengan cahayanya yang berpendar
Disudut sanubari
namun...pantaskah bagiku
Hanya sekadar kemilau..
Dipurnama ini.
2007/10/05
Cinta itu karena apa?
Dalam hati bertanya cinta itu karena apa?
Ketika cinta datang hanya ada RASA yang menyesakkan daDa
Di lain waktu rasa itu berubah menjadi kebahagiaan..
Cinta itu karena apa?
Wajahkah penyebabnya?
Namun kecantikan wajah tidaklah abadi
Hartakah penyebabnya? Namun harta hanyalah titipan ilahi
Aku buatkan puisi untuk adinda..
Di pagi dimana bunga surga bersemi di taman nan semerbak mewangi
Tersenyumlah adinda.. karena aku akan selalu ada untukmu
Cinta itu
Tapi hanya untuk yang karena apa? Aku pun tak tahu..
Yang kutahu aku mencinta karena aku cinta..
Dan kuyakin cinta itu suci, abadi, slamanya.....
tapi untuk Yang Maha Esa.




















